Makna Lirik Lagu Nobody’s Son – Sabrina Carpenter

https://open.spotify.com/track/67T3TWkCiIB6BXjIWE2Hgb
HiI hope you’re greatI think it’s time we took a breakSo I can grow emotionallyThat’s what he said to me
Here we go againCrying in bedWhat a familiar feelingAll my friends in love and I’m the oneThey call for a third wheelingProbably should have guessedHe’s like the restSo fine and so deceivingThere’s nobody’s sonNot anyone left for me to believe in
Me?No yeah I’m goodJust thought that heEventually wouldCave inReach out but no sir-eeeHe discovered self controlThis week
Here we go againCrying in bedWhat a familiar feelingAll my friends in love and I’m the oneThey call for a third wheelingProbably should have guessedHe’s like the restSo fine and so deceivingThere’s nobody’s sonNot anyone left for me to believe in
That boy is corruptCould you raise him to love me maybe?He sure fucked me upAnd yes I’m talking ’bout your babyThat boy is corruptGet PTSD on the dailyHe sure fucked me upAnd yes I’m talking ’bout your baby
Here we go againCrying in bedWhat a familiar feelingAll my friends in love and I’m the oneThey call for a third wheelingProbably should have guessedHe’s like the restSo fine and so deceivingThere’s nobody’s sonNot anyone left for me to believe in

Lagu ini berbicara tentang kemandirian, penolakan terhadap kontrol, dan pembebasan diri dari ekspektasi sosial, khususnya yang datang dari figur laki-laki atau sistem patriarki.

1. Menolak Kepemilikan dan Label

Judul “Nobody’s Son” sendiri sudah kuat maknanya. Sabrina menggunakan frasa ini sebagai simbol bahwa dirinya bukan milik siapa pun, tidak didefinisikan oleh ayah, pasangan, atau figur otoritas. Ini adalah pernyataan identitas: ia berdiri sebagai individu yang utuh.

2. Kritik terhadap Sistem Patriarki

Lirik-liriknya menyiratkan kritik pada bagaimana perempuan sering diposisikan sebagai “hasil didikan”, “milik”, atau “bayangan” dari laki-laki. Lagu ini menolak narasi itu dan menegaskan bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh relasi dengan pria.

3. Pemberontakan yang Tenang tapi Tegas

Alih-alih marah berlebihan, lagu ini terasa dingin, sarkastik, dan percaya diri. Ini menunjukkan bentuk pemberontakan yang dewasa: tidak perlu berteriak, cukup tahu siapa diri sendiri dan tidak tunduk.

4. Proses Pendewasaan Emosional

Ada nuansa bahwa si aku lirik telah melewati fase mencoba menyenangkan orang lain. Sekarang, ia memilih batasan yang sehat, kebebasan memilih jalan hidup, dan tidak lagi mencari validasi eksternal.

Kesimpulan

“Nobody’s Son” adalah lagu tentang otonomi dan identitas diri.
Sabrina Carpenter menyampaikan pesan bahwa setiap orang—terutama perempuan—berhak menentukan hidupnya sendiri tanpa dikontrol, dimiliki, atau didefinisikan oleh siapa pun.

Lagu ini terasa seperti:

– Pernyataan kebebasan
– Penolakan terhadap ekspektasi lama
– Simbol kedewasaan dan keberanian menjadi diri sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *