He already knows that my love is fire
His heart was a stone, but then his hands roam
I turned him to gold and it took him higher
We could be beautiful
Get drunk on the good life, I’ll take you to paradise
Say you’ll never let me go
Take me back to a time only we knew
Hideaway
We could waste the night with an old film
Smoke a little weed on the couch in the back room
Hideaway
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Ah, ah, ah
Ah, ah, ah
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Take me back to a time only we knew
Hideaway
We could waste the night with an old film
Smoke a little weed on the couch in the back room
Hideaway
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Ah, ah, ah
Ah, ah, ah
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Say you’ll never let me go
Lagu “Roses” dari The Chainsmokers feat. ROZES adalah lagu yang menggambarkan kerinduan, kebingungan, dan intensitas emosi dalam hubungan cinta yang belum jelas arahnya. Dibungkus dalam nuansa elektronik-pop yang dreamy dan melankolis, liriknya mengajak pendengar merenung tentang koneksi emosional yang dalam namun rumit.
1. Hubungan yang Menggantung dan Penuh Ketidakpastian
Taking it slow, but it’s not typical
He already knows that my love is fire
meski hubungan ini berjalan pelan, ada ketertarikan yang sangat kuat dan intens. Si penyanyi sadar bahwa cintanya sangat dalam, namun masih belum jelas apakah pasangan punya niat serius atau hanya sesaat.
2. Ketakutan Akan Kehilangan
Say you’ll never let me go
Kalimat ini diulang beberapa kali dan menjadi inti emosional lagu. Ini adalah permohonan atau harapan besar agar pasangan tidak meninggalkan, menunjukkan adanya rasa takut akan kehilangan dan kerentanan dalam cinta tersebut.
3. Pelarian dari Kenyataan
Deep in my bones, I can feel you
Take me back to a time only we knew
Hubungan ini menjadi tempat pelarian dari dunia luar — semacam “ruang aman” yang hanya dimengerti oleh mereka berdua. Ada kerinduan akan momen-momen indah di masa lalu, dan keinginan untuk kembali ke sana.
4. Romansa yang Intens Tapi Tidak Stabil
Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan hubungan yang sangat emosional, penuh chemistry, tapi tidak punya kepastian arah. Mereka saling mendambakan, tapi juga terjebak antara ingin bertahan atau melepaskan.
Kesimpulan
“Roses” adalah lagu tentang kerinduan, cinta yang mendalam namun ambigu, dan keinginan untuk mempertahankan hubungan walau diliputi ketidakpastian. Lagu ini relatable untuk siapa saja yang pernah merasa terjebak dalam hubungan yang membingungkan — antara logika dan perasaan.