“Bloodline”
I’ve walked on my own
Further I go
I’m closer to my ghost
Came a long way
Can’t fight my bloodline
My name still ties
My bloodline
Still, mmm, my bloodline
Still, mmm, my bloodline
Dissolve what I know
Call it my own
Carry the salt
Of people who’ve come and gone
They say
Play on
Play on
Play on
Came a long way
Can’t fight my bloodline
My name still ties
My bloodline
Still, mmm, my bloodline
Still, mmm, my bloodline
Still, mmm, my bloodline
Still, mmm, my bloodline
Dissolve what I know
Say it’s so
Call it my own
Lagu “Bloodline” membahas tentang hubungan, jati diri, dan ikatan yang tidak selalu ditentukan oleh darah atau keluarga biologis. Bloodline (garis keturunan) di sini digunakan sebagai simbol dari asal-usul, nilai hidup, dan warisan emosional yang dibawa seseorang.
1. Menolak Takdir yang Ditentukan Orang Lain
Liriknya menggambarkan seseorang yang tidak ingin hidupnya dikendalikan oleh latar belakang keluarga, trauma masa lalu, atau ekspektasi yang diwariskan turun-temurun. Ia berusaha memutus pola lama yang menyakitkan.
2. Mencari Jati Diri Sendiri
Tokoh dalam lagu ingin menentukan siapa dirinya sendiri, bukan sekadar menjadi cerminan dari orang-orang sebelum dirinya. Ini adalah proses pembebasan diri dan pendewasaan.
3. Ikatan Emosional yang Lebih Dalam dari Darah
“Bloodline” juga bisa dimaknai sebagai hubungan yang dipilih, bukan yang dipaksakan—seperti sahabat, pasangan, atau keluarga yang dibangun dari kepercayaan dan cinta, bukan genetik.
4. Penyembuhan dan Harapan
Ada nuansa reflektif dan penuh harapan: meski masa lalu membentuk kita, kita tetap punya pilihan untuk hidup berbeda dan lebih baik.
Kesimpulan
Makna lagu “Bloodline” adalah tentang memutus rantai luka masa lalu dan menciptakan jalan hidup sendiri. Lagu ini menegaskan bahwa darah bukan satu-satunya penentu siapa kita, dan setiap orang berhak memilih nilai, cinta, dan hubungan yang ingin mereka bawa ke masa depan.