“Gabriela” menggambarkan rasa cemburu, tidak aman, dan takut kehilangan dalam sebuah hubungan, ketika muncul sosok lain yang dianggap lebih menarik atau lebih cocok.
1. Perasaan terancam oleh orang lain
Nama Gabriela digunakan sebagai simbol sosok “orang ketiga” atau seseorang yang membuat narator merasa posisinya tergeser. Ini mencerminkan kecemasan saat membandingkan diri dengan orang lain.
2. Kurangnya rasa percaya diri
Lagu ini menunjukkan konflik batin: narator mulai meragukan dirinya sendiri dan mempertanyakan apakah ia masih cukup berarti dalam hubungan tersebut.
3. Keinginan untuk dipilih
Di balik kecemburuan, tersimpan harapan sederhana: ingin tetap menjadi orang yang dipilih dan diperjuangkan, bukan ditinggalkan.
4. Emosi remaja yang realistis
Dengan gaya khas KATSEYE, lagu ini menangkap emosi yang jujur dan relatable—tentang overthinking, rasa posesif, dan ketakutan kehilangan, tanpa berlebihan.
Kesimpulan
“Gabriela” adalah lagu tentang rasa cemburu dan ketidakamanan dalam hubungan.
Pesan utamanya: membandingkan diri dengan orang lain bisa melemahkan kepercayaan diri dan merusak hubungan. Lagu ini mengingatkan pentingnya komunikasi, kepercayaan, dan menghargai diri sendiri agar tidak larut dalam rasa takut kehilangan.